Mengenal Konsep Dasar Pemikiran Politik dalam Islam

By : Muhammad Choirul Rosiqin, International Relations Student @University of Muhammadiyah Malang

Of all religions, only Islam caters for man’s dual nature as it is a two-dimensional ideology, enabling man to attain to a state of equilibrium between the two. ~ Ali Shari’ati.

Secara etimologi kata “politik” masih berhubungan dengan polisi, kebijakan. Kata “politis” berarti hal-hal yang berhubungan dengan politik. Kata “politisi” berarti orang-orang yang menekuni hal politik. Sementara Politik Islam (bahasa Arab: سياسي إسلامي) adalah Politik di dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah siyasah yaitu pengurusan atas segala urusan seluruh umat Islam. Rasulullah SAW sendiri menggunakan kata politik (siyasah) dalam sabdanya : “Adalah Bani Israil, mereka diurusi (siyasah) urusannya oleh para nabi (tasusuhumul anbiya). Ketika seorang nabi wafat, nabi yang lain datang menggantinya. Tidak ada nabi setelahku, namun akan ada banyak para khalifah.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Pemikiran Politik Islam Dari Masa Klasik Hingga Indonesia KontemporerJika berbicara mengenai politik tentu tak akan lepas dari pemikiran tokoh-tokoh pemikir politik dan setting sosial-politik di kehidupannya. Mengapa demikian? Sebuah ide yang briliant mengenai politik hingga dikenal oleh masyarakat banyak tidaklah muncul begitu saja tanpa ada sebab yang menimbulkan pemikiran itu, bisa saja keadaan pada saat itu yang memicu pemikiran tersebut muncul. Mengutip dari tulisan Prof. Miriam Budiardjo dalam bukunya Dasar-dasar Ilmu Politik, Sejarah merupakan alat yang paling penting bagi ilmu politik, oleh karena menyumbang bahan, yaitu data dan fakta dari masa lampau untuk diolah lebih lanjut (2008: 26). Belakangan ini, pembahasan mengenai politik selalu pemikiran politik barat –lah yang mendominasi. Padahal pemikiran politik dari tokoh Islam tak kalah baik dari pemikir barat. Untuk membedakan antara politik Barat dengan politik Islam adalah dengan melihat karakteristik keduanya.

Sejarah Islam tidak bisa dipisahkan dari kejadian-kejadian yang terjadi semasa Rasulullah hidup. Konsep politik yang diterapkan saat hijrah ke madinah diantaranya, minta pendapat beberapa sahabat, siap menghukum fatimah jika mencuri, beberapa hadits tentang kepemimpinan dan pentingnya menjadi pemimpin yang adil, sistem administrasi yang rapi yang dibangun. Setelah itu dipertegas kembali oleh penerusnya. Yaitu Abu Bakar, dan dilanjutkan oleh kepemimpinan Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib. Pada masa ini umat Islam mencapai kestabilan politik dan ekonomi. Abu Bakar memperkuat dasar-dasar kenegaraan umat Islam dan mengatasi pemberontakan beberapa suku-suku Arab yang terjadi setelah meninggalnya Muhammad. Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib berhasil memimpin balatentara dan kaum Muslimin pada umumnya untuk mendakwahkan Islam, terutama ke Syam, Mesir, dan Irak.

Dalam buku Pemikiran Politik Islam; dari masa klasik hingga Indonesia kontemporer, sejarah Islam yang sudah berjalan sepanjang 15 abad, menurut para ahli, dapat dibagi menjadi tiga periode, yaitu periode klasik, periode pertengahan, dan periode modern. Berdasarkan periode itu terdapat perbedaan dan ciri khas pada masing-masing pemikiran dalam periode itu.

Pada masa klasik dan pertengahan, umat Islam dapat dikatakan mendominasi percaturan politik Internasional. Pada periode ini ‘khalifah’ atau kadang-kadang disebut “amirul mukminin”, “sultan”, dan sebagainya, tidak lagi ditentukan berdasarkan orang yang terbaik di kalangan umat Islam, melainkan secara turun-temurun dalam satu dinasti sehingga banyak yang menyamakannya dengan kerajaan. Dinasti-dinasti Islam silih berganti naik ke puncak kekuasaan politik. Sejak dari dinasti Bani Umayyah di Damaskus, dinasti Bani Abbas di Baghdad, dinasti Umaiyah II di Spanyol, dinasti Safawi di Persia, dinasti Mungal di India, hingga terakhir dinasti Usmani di Turki. Besarnya kekuasaan kekhalifahan Islam telah menjadikannya salah satu kekuatan politik yang terkuat dan terbesar di dunia pada saat itu. Perlu diketahui bahwa terdapat ciri umum pemikiran politik ketatanegaraan Islam pada masa klasik dan pertengahan, yaitu ditandai oleh pandangan mereka yang bersifat khalifah sentris.

Islam adalah agama yang sempurna, ia mengatur segala aspek kehidupan manusia. Entah itu aspek sosial, politik, dari yang sederhana hingga yang rumit. Seperti halnya bagaimana adap terhadap diri sendiri, bagaimana menghormati orang tua, bagaimana pula menghargai orang lain, dan bagaimana pula adap bernegara dan seterusnya. Dari sini, kita dapat melihat bahwa Islam itu mencakup banyak aspek dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan. Walaupun demikian, masih banyak manusia menganggap bahwa Islam hanyalah sebatas riual keagamaan saja. Seperti halnya meyakini dengan hanya melaksanakan rukun Islam yang terdiri dari, membaca syahadat dua, sholat, zakat, puasa dan haji bagi yang mampu akan masuk surga. Sehingga berfikiran hal ini adalah satu-satunya jalan untuk masuk surga, sehingga tidak memperhatikan urusan selain hal itu dan menganggap sebagai urusan dunia saja. Padahal dalam kehidupan ini masih banyak aspek yang harus diperhatikan, entah itu aspek sosial-budaya, ekonomi dan politik. Pemikiran sempit terhadap Islam seperti inilah yang akhirnya membuat pemikiran Islam saat ini tak mampu menyaingi pemikiran yang ditawarkan oleh barat hingga umat muslim sendiri mengikuti pemikiran yang ditawarkan oleh barat.

Wacana pemikiran Islam tentang hubungan agama dengan negara mengalami sebuah dinamisasi terutama pasca kebangkrutan pemerintahan khilafah Islam terakhir, Turki Usmani. Hal ini disebabkab oleh beberapa faktor. Pertama, terjadinya pergeseran paradigma pemikiran agama yang dimulai sejak ekspansi Prancis atas Mesir yang menyebabkan hentakan psikologi ummat Islam akan fakta kemajuan bangsa-bangsa di luar Islam. Kedua, akibat perkembangan modernisasi yang melanda dunia, termasuk di dalamnya dunia Islam yang secara berangsur-angsur menempatkan modernisasi dengan implikasinya sebagai keharusan sejarah.

Referensi


Prof. Miriam. Budiarjo. Dasar-dasar Ilmu Politik. -edisi Revisi. PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta 2008.

Muhammad Iqbal, H. Amin Husein Nasution. Pemikiran Politik Islam: Dari Masa Klasik Hingga Indonesia Kontemporer (Edisi Revisi). Prenada Media Group Jakarta 2010.

http://amirulasril.com/urutan-lengkap-khalifah-dalam-lintasan-sejarah/

http://gondayumitro.staff.umm.ac.id/category/pemikiran-politik-islam/

http://www.angelfire.com/az/rescon/ALSHAR.html

http://www.mint.web.id/2013/04/sejarah-islam-dan-perkembangan-islam.html

Advertisements

About Muhammad Choirul Rosiqin

I was born in Eastern Probolinggo, East Java, in 1994. I'm student of International Relations @University of Muhammadiyah Malang
This entry was posted in Pemikiran Politik Islam. Bookmark the permalink.

11 Responses to Mengenal Konsep Dasar Pemikiran Politik dalam Islam

  1. Actually when someone doesn’t understand afterward its
    up to other viewers that they will assist, so here it occurs.

    Like

  2. It’s awesome to visit this site and reading the views
    of all friends regarding this piece of writing, while I am also eager of
    getting experience.

    Like

  3. Hi, I want to subscribe for this weblog to take newest updates, therefore where can i do it please assist.

    Like

  4. Howdy terrific website! Does running a blog similar to this require a massive amount work?
    I have no understanding of computer programming however I
    had been hoping to start my own blog soon. Anyways,
    should you have any suggestions or techniques for new blog owners please
    share. I know this is off topic but I just needed to ask.

    Thanks a lot!

    Like

  5. What i do not understood is actually how you are now not actually a lot more well-preferred than you may be
    right now. You’re very intelligent. You already know thus considerably in relation to this subject, produced me individually believe
    it from numerous numerous angles. Its like women and men aren’t
    fascinated until it’s one thing to accomplish with Girl gaga!
    Your individual stuffs excellent. All the time care for it up!

    Like

  6. Now I am going away to do my breakfast, afterward
    having my breakfast coming yet again to read more news.

    Like

  7. My partner and I absolutely love your blog and find nearly all
    of your post’s to be just what I’m looking for.

    Would you offer guest writers to write content for yourself?
    I wouldn’t mind writing a post or elaborating on some of the subjects you write regarding here.
    Again, awesome weblog!

    Like

  8. Wow, that’s what I was looking for, what a material!
    existing here at this website, thanks admin of this site.

    Like

  9. What i do not understood is in fact how you are not actually much more well-liked than you may be now.
    You’re very intelligent. You realize thus significantly in relation to this subject, produced me for my part believe it from numerous varied angles.

    Its like women and men are not involved except it’s something to do
    with Girl gaga! Your personal stuffs excellent. Always
    care for it up!

    Like

  10. Whats up very cool blog!! Guy .. Beautiful .. Amazing .. I’ll
    bookmark your website and take the feeds also?
    I’m satisfied to search out a lot of useful info here within the submit, we need
    develop extra techniques on this regard, thank you
    for sharing. . . . . .

    Like

  11. match.com says:

    What’s up, I desire to subscribe for this blog to obtain newest updates, thus where can i do it
    please assist.

    Like

Hey hey! What have you got to say?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s